janji yang sering diingkari oleh anak yang tidak ngekos

June 08, 2015

Sebelumnya saya ingin minta maaf dulu kepada pihak-pihak yang sering kena janji palsu ini. Sebagai anak lokal (?), saya pun tidak bermaksud ingkar janji. Namun apa daya, kadang ada kekuatan yang lebih besar memaksa saya untuk ingkar.

Sebagai anak yang kuliah di kota tempat tinggal, saya punya tempat tinggal bersama keluarga saya. Lengkap ayah ibu dan adik saya. Salah satu hal yang paling sering diminta oleh orang tua saya ketika saya mau berangkat ke kampus adalah 

"Nanti jangan pulang malam-malam ya Ta"
"Jam sepuluh udah sampai rumah ya"
"Nanti pulang jam berapa?"

dan saya pun sering menjawab dengan

"Iya bu, nanti pulang cepet kok"
"Iya paak, tenang.."
"Palingan magrib udah sampai rumah"

Namun pada akhirnya setiap malam saya selalu menemukan pesan di handphone saya yang bilang

"Taa pulang dong!"
"Tita sudah malam, kamu naik motor lho.. pulang saja"
"Mulih ta, wis wengi iki... ayo ra apik cah wedok isih lungo dewe bengi-bengi" (pulang ta, sudah malam ini.. ayo nggak baik anak perempuan berkeliaran sendirian malam malam)

Selalu berakhir dengan saya merasa bersalah karena saya selalu ingkar janji pada orang tua saya. Bukannya saya mau ingkar janji, tapi sering tiba-tiba kumpul kelompok atau mengerjakan tugas kelompok sampai malam. Kadang sampai jam 10 atau 11 malam, bahkan pernah juga sampai jam 2 pagi hingga saya tidak berani pulang karena takut kena begal.

Maaf Pak,
Maaf Bu,
Maaf Fin, Ten,
Maaf juga Wak 
Maaf kalian semua sering menahan ngantuk menungguku pulang buat bukain pintu & pagar.

Tadinya ide post ini biasa saja, tapi sampai sini tiba-tiba saya terharu sendiri.
Ga kuat lanjut.
Takut nangis.
Huhuhu.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe