bagi bagi resep: banana oat cookie

June 03, 2015

Hari ini saya ingin post sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Berhubung selama perjalanan 31 hari menulis di tahun 2015 ini saya selalu membuat postingan yang so sembarangan. Kali ini saya akan bagi-bagi resep saja.. siapa tau bisa bermanfaat untuk orang yang ingin membuatnya juga. Terutama untuk yang pengen membuat snack sehat, atau bisa juga jadi sarapan ringan. Tenang! bikinnya nggak susah kok ;)

Sebenarnya banana oat cookie ini sudah saya buat dari 2 minggu yang lalu, berawal dari membungkus kado untuk partner ldr saya yang kebetulan berada jauh di sana (yaiya lah namanya juga ldr), kok boxnya masih ada sisa ruang kosong.. Saya pun merasa risih dengan kehampaan yang ada dalam box tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat sesuatu yang homemade dan bisa diselipkan ke dalam kehampaan tersebut. Setelah melihat-lihat isi dapur dan kulkas, saya pun menemukan oat yang sudah lumayan lama nganggur.. saya pikir dari pada belanja bahan lagi, mendingan saya pake aja yang sudah tersedia. Lumayan buat ngirit juga hahaha.





Bahan-bahan:

2 buah pisang (saya pakai pisang raja yang besar)
5 sendok makan oat instant (bisa ditambah sesuai selera)
1 sendok makan muesli
3 tetes vanila extract
1/4 sendok teh bubuk kayu manis
2 1/2 sendok makan madu
Garam sedikiiit
Mentega secukupnya
Coklat blok siap leleh (saya pilih dark chocolate)
Remah-remah biskuit lain (opsional)
Kertas panggang / lembar silikon
Air

Cara membuat:

1. Kupas pisang lalu hancurkan pisang pakai garpu. Kalau mau lebih lembut lagi bisa pakai food processor, tapi saya milih yang agak kasar supaya ada teksturnya.
2. Masukkan oat, muesli, dan madu ke dalam bubur pisang tadi.
3. Masukkan bubuk kayu manis dan 3 tetes vanila. Masukkan juga sedikit garam untuk memancing rasa. Kemudian aduk sampai rata. Jangan khawatir kalau teksturnya kasar, memang seperti itu.
4. Panaskan oven 180 derajat celcius selama 15 menit.
5. Sambil memanaskan oven, cetak adonan di atas loyang yang sudah dilapisi lembar silikon atau kertas panggang (jika menggunakan kertas panggang, sebaiknya sebelum diberi adonan oleskan mentega terlebih dahulu agar tidak lengket) buat adonan yang pipih, tidak usah terlalu tebal.
6. Jika oven sudah panas, masukkan adonan tersebut ke dalam oven dan biarkan selama 15 menit.
7. Sambil menunggu adonan matang, panaskan air di wajan yang datar. Tunggu sampai sedikit muncul gelembung udara, masukkan mangkok porselen atau kaca ke dalam wajan berisi air tersebut.
8. Potong-potong coklat blok secukupnya dan masukkan ke mangkok yang ada di dalam wajan.
9. Aduk-aduk coklat sampai meleleh.
10. Kembali ke adonan yang di dalam oven tadi. Jika sudah matang, keluarkan adonan dari oven dan pastikan bagian bawahnya tidak lengket.
11. Tuangkan coklat yang sudah meleleh tadi ke atas cookie yang sudah matang dengan sendok.
12. Untuk topping, remukkan biskuit lain yang ada di rumah atau bisa juga taburkan muesli di atas  coklat.
13. Tunggu sampai coklat mengeras dan simpan dalam toples kedap udara jika tidak ingin langsung di makan. Tapi dimakan langsung dengan kondisi coklat yang masih meleleh-leleh lebih enak lagi!

Oh iya, tekstur cookie matangnya tidak terlalu keras dan kering seperti biskuit pada umumnya. Justru sedikit kenyal dan dalamnya tidak terlalu kering. Awalnya saja juga khawatir kalau cookienya basi di jalan soalnya kan saya kirim dalam bentuk paket. Kebetulan saya buat cookie itu selasa siang, dan baru dibuka sabtu pagi jadi agak deg-degan juga. Tapi ternyata cookienya selamat sampai tujuan dan katanya sih masih enak (tapi nggak tau juga kalau dia bohong). Berati paling enggak cookienya bisa tahan sampai 3-4 hari kalau disimpan di toples kedap udara.

Itulah resepnya, gampang kan? Selamat mencoba!

You Might Also Like

0 comments

Subscribe